Tempat mana yang paling berhubungan dengan kata Bondowoso

Toko Bondowoso Online

Silahkan PIlih Barangnya

Imbau Petani Tidak Resah

16 April, 2010

Terkait Kenaikan Harga Eceran Terendah Pupuk Bersubsidi

BONDOWOSO - Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Disperta) Bondowoso mereaksi cepat pemberlakuan kenaikan sekitar 35 persen Harga Eceran Tetap (HET) pupuk bersubsidi oleh pemerintah. Buktinya, dinas yang dipimpin Matsakur, itu meminta agar para petani di Bondowoso tidak resah menyikapi kenaikan HET pupuk bersubsidi yang diberlakukan pemerintah mulai April ini.

Matsakur menilai kenaikan harga pupuk tersebut tidak akan membuat para petani di Bondowoso kesulitan mendapat pupuk. Mengingat, kuota atau jatah pupuk bersubsidi 2010 dari pemerintah, melebihi kebutuhan petani di Bondowoso selama setahun. "Penggunaan jatah pupuk bersubsidi 2009 saja, masih lebih dan jatah 2010 bertambah. Jadi, petani tidak perlu resah kesulitan mendapatkan pupuk terkait kenaikan harga pupuk bersubsidi oleh pemerintah," katanya.

Apalagi, menurut Matsakur, para petani di Bondowoso, saat ini tidak lagi ketergantungan dengan pupuk anorganik atau kimia. Sehingga, dia menilai, kenaikan harga pupuk, kemungkinan tidak akan menyebabkan petani resah. "Memang setiap kenaikan harga pupuk selalu ada dampaknya. Tapi, melihat kondisi petani di Bondowoso saat ini, saya yakin kenaikan harga tidak terlalu mengkhawatirkan," ujarnya.

Kendati begitu, untuk mengantisipasi dampak negatif akibat kenaikan harga pupuk, kata Matsakur, Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Bondowoso segera mengumpulkan para distributor pupuk di Bondowoso. Pertemuan KP3 dengan para distributor pupuk, ini untuk mencari solusi agar kenaikan harga pupuk bersubsidi yang menjadi kebijakan nasional, tidak sampai meresahkan para petani. "Rencana KP3 mengumpulkan para distributor pupuk, itu rencananya dilakukan dalam pekan ini," imbuhnya.

Sekadar diketahui, kenaikan HET pupuk bersubsidi sekitar 35 persen, ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 32 Tahun 2010. Isinya perubahan Permentan Nomor 50 Tahun 2009 tentang Kebutuhan dan HET pupuk bersubsidi. "Makanya, rencana KP3 mengumpulkan para distributor di Bondowoso nanti, untuk menyesuaikan harga pupuk sesuai Permentan yang baru dan tidak boleh ada harga pupuk melebihi harga yang sudah ditentukan pemerintah," jelas Matsakur. (ido)

1 comments:

Benz Jude said...

Tlatah Siti Suci Damarwulan


Salah satu unggulan Bondowoso adalah kopi yang sudah ada sejak tahun 1800an, dimana kopi Bondowoso memiliki rasa yang tergolong sempurna. Dari potensi kopi Bondowoso tersebut salah satu anak muda asli Bondowoso tergerak untuk menjadi Leader sebagai pelopor yang mengangkat kembali nilai nilai sejarah kotanya yang masyarakat Bondowoso sendiri banyak belum tahu akan sejarah keberadaan kopi Bondowoso.

Riswanda Sang Generasi Damarwulan, putra dari Bpk. Rudy dan Ibu Utjik Heriati yang beralamat di Jalan Brigpol Sudarlan No. 266 RT 12 RW 04 Nangkaan, Bondowoso memulai tergerak usaha pembudidayaan kopi varietas unggul yang memiliki visi kedepan dalam usahanya cafe kopi dengan mengangkat kotanya Bondowoso sebagai tujuan Wisata Internasional.

Saat ini Riswanda sudah memiliki merek sendiri kopi hasil kerja kerasnya, yaitu NINE. Dengan kemasan yang istimewa dimana kopi NINE juga didukung oleh para Barista-Barista ternama dari Yogya serta didukung oleh para Budayawan muda Jogja sebagai konsultan ekslusif Riswanda selama usaha kopinya NINE Bondowoso dirintis.

Keterlibatan para ahli muda dari Yogya yang di rangkul oleh Riswanda menjadikan usahanya semakin maju pesat, salah satunya Sigit Barista dan beberapa nama-nama lain yang termasuk para ahli muda di bidang masing-masing, antara lain Beny Juda, Bayu Wicaksono, Kenedy dua diantaranya berasal dari Sumatra Utara dan salah satunya dari Klaten.

Kepekaan Riswanda menangkap nilai-nilai sejarah Bondowoso yang menggugah dirinya untuk memberanikan diri serta semangat dan sadar bahwa usia muda harus memulai untuk mandiri.

Omset yang diperoleh Riswanda meski belum begitu besar, namun dalam sisi positif gagasan Riswanda menjadikan bukti kepada generasi muda lainnya khususnya Bondowoso sebagai tauladan dan motivasi yang patut diacungi jempol.

Riswanda layak disebut Sang Generasi Damarwulan, sosok figur berani menghadapi tantangan dan menang di ajang pertempuran. (RM.Iwan – Bayu Wicaksono – Sigit Klanis – Kenedy) Bondowoso 2016.
Riswanda 081217913739 - Beny 082139367086



http://www.wartaekspres.com/2016/05/14/tlatah-siti-suci-damarwulan/

Post a Comment